New York, 18 Oktober 2024 —— Pada sore hari tanggal 19 Oktober waktu Beijing, Forum Budaya Mazu Global Kedua yang sangat dinantikan digelar dengan megah di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. Acara ini diselenggarakan bersama oleh Yayasan Mazu Amerika dan Asosiasi Penelitian dan Pertukaran Budaya Mazu Dunia, dengan bimbingan Dewan Pengurus Kuil Leluhur Mazu Meizhou. Forum ini bertujuan untuk merayakan 15 tahun masuknya kepercayaan Mazu ke dalam daftar “Warisan Budaya Takbenda Perwakilan Manusia” UNESCO. Lebih dari 100 tamu dan pengikut Mazu dari Amerika Serikat, Kanada, Peru, serta berbagai daerah di Tiongkok seperti Fujian, Jiangxi, dan Shandong berkumpul untuk membahas pelestarian dan pengembangan budaya Mazu di seluruh dunia.


Tamu Penting Berkumpul, Menunjukkan Wawasan Global
Forum ini menarik sejumlah tamu penting dari kalangan budaya dan organisasi internasional, termasuk Sekretaris Jenderal Komite LSM Agama PBB Guruji H.H. Dileepkumar Thankappan, Ratu Kehormatan Harlem, Amerika Serikat Delois Blakely, Ketua Dewan Dunia Rakyat PBB Sherrill Kazan, Konsul Jenderal Tiongkok di New York Xing Yulin, Ketua Dewan Pengurus Kuil Leluhur Mazu Meizhou Lin Jinzan, serta para pemimpin dari Yayasan Mazu Amerika seperti Ketua Pendiri Huang Shengfa, Ketua Dewan Zhu Rongbin, dan Ketua Huang Mingping. Para tamu menyampaikan pidato dan berbagi wawasan mendalam tentang budaya Mazu, serta membahas peran pentingnya dalam mendorong perdamaian dan dialog peradaban di era globalisasi.


Huang Mingping: Budaya Mazu Melintasi Batas, Memajukan Perdamaian
Ketua Yayasan Mazu Amerika, Huang Mingping, mengatakan: “Budaya Mazu tidak hanya merupakan harta karun spiritual dari bangsa Tiongkok, tetapi juga prinsip ‘cinta besar dan perdamaian’ yang dianut oleh Mazu telah melintasi batas-batas negara, menjadi kekuatan penting dalam dialog budaya global dan kerja sama.” Dia menekankan bahwa yayasan akan terus mempromosikan budaya Mazu secara luas di komunitas internasional, membantu lebih banyak negara dan wilayah memahami pesan harmoni, inklusivitas, dan cinta besar yang disampaikan oleh Mazu. Dia juga menyerukan kepada negara-negara untuk memperkuat pemahaman dan kerja sama melalui pertukaran budaya guna menghadapi tantangan global bersama-sama.





Zhu Rongbin: Mempromosikan Semangat Mazu, Membangun Jembatan Dialog Peradaban
Ketua Dewan Pengurus Yayasan Mazu Amerika, Dr. Zhu Rongbin, mengatakan: “Semangat Mazu bukan hanya keyakinan agama, tetapi juga sebuah jembatan yang menghubungkan berbagai budaya dan bangsa. Melalui promosi semangat Mazu, kita dapat mendorong pemahaman dan kerja sama di antara negara-negara di seluruh dunia.” Dr. Zhu telah bekerja selama bertahun-tahun untuk mempromosikan budaya Mazu di Amerika Utara dan berhasil mendirikan Kuil Mazu di Flushing, New York, serta mengadakan berbagai kegiatan budaya untuk mendukung perkembangan semangat Mazu di wilayah tersebut. Dia berjanji bahwa yayasan akan terus memperkuat kerja sama dengan komunitas internasional untuk memperluas pengaruh budaya Mazu di seluruh dunia dan memastikan bahwa harta karun budaya ini memainkan peran yang lebih besar dalam dialog peradaban global.

Lin Jinzan: Budaya Mazu Adalah Tali Persahabatan yang Menghubungkan Dunia
Ketua Dewan Pengurus Kuil Leluhur Mazu Meizhou, Lin Jinzan, mengatakan dalam pidatonya: “Kepercayaan Mazu, sebagai harta budaya bangsa Tiongkok, telah menyebar ke lebih dari 50 negara dan wilayah di seluruh dunia, menjadi jembatan persahabatan yang menghubungkan peradaban yang berbeda.” Dia menyebutkan bahwa sejak kepercayaan Mazu diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO pada tahun 2009, pengaruh internasionalnya telah meningkat pesat. Lin Jinzan berjanji bahwa Kuil Leluhur Mazu Meizhou akan terus berupaya mempromosikan budaya Mazu secara global dan meningkatkan pengaruh internasionalnya. Dia menekankan bahwa semangat cinta besar dan perdamaian Mazu akan membantu membangun komunitas masa depan bersama umat manusia dan memajukan dialog dan kerja sama antarperadaban dunia.
Meningkatkan Pertukaran Budaya Internasional dan Berbagi Hasil Kerja Sama


Forum ini bukan hanya festival pertukaran budaya, tetapi juga menyediakan platform bagi para pengikut Mazu dari seluruh dunia untuk berbagi dan bekerja sama. Selama acara, berbagai sesi seperti diskusi akademis, pemberian cinderamata, dan upacara penghargaan diadakan. Para tamu berdiskusi mendalam tentang pelestarian dan pewarisan budaya Mazu serta berbagi pengalaman dan hasil dalam mempromosikan budaya Mazu di wilayah masing-masing.

Ketua Dewan Pengurus Kuil Leluhur Mazu Meizhou, Lin Jinzan, memberikan cinderamata yang bernilai budaya mendalam kepada beberapa tamu seperti Sekretaris Jenderal Komite LSM Agama PBB Guruji H.H. Dileepkumar Thankappan, Ketua Yayasan Mazu Amerika Dr. Zhu Rongbin, dan Ketua Federasi Tionghoa Sedunia Tang Ziyi, untuk mengakui kontribusi mereka terhadap pertukaran dan kerja sama budaya global.

Pandangan Masa Depan: Budaya Mazu Memimpin Perdamaian dan Kemakmuran Dunia
Aliansi Budaya Mazu Dunia, sebagai kekuatan terdepan dalam penyebaran budaya global, memainkan peran penting dalam forum ini. Dengan menggunakan platform teknologi terdepan dan jaringan penyebaran global yang luas, aliansi ini mempercepat penyebaran budaya Mazu ke puluhan negara melalui siaran langsung inovatif, terjemahan multibahasa, serta interaksi media sosial yang presisi, mendorong pertukaran antarbudaya yang lancar. CEO Aliansi, Li Wenqi, menyatakan: “Kami bukan hanya platform teknologi, tetapi juga penyebar budaya global. Dengan menggabungkan teknologi dan strategi, kami menyebarkan semangat Mazu ke seluruh dunia.” Model promosi global dan inovasi teknologi dari aliansi ini telah diakui secara luas oleh masyarakat internasional, dan beberapa lembaga budaya serta amal telah menyatakan keinginan untuk bekerja sama.
Dengan berakhirnya Forum Budaya Mazu Global Kedua dengan sukses, para tamu dari berbagai negara sepakat bahwa budaya Mazu bukan hanya simbol penting dari budaya Tiongkok, tetapi juga kekuatan kuat yang mendorong pertukaran dan kerja sama budaya global. Melalui penyebaran semangat Mazu di seluruh dunia, orang-orang dari berbagai negara akan memperkuat pemahaman, bekerja sama untuk menghadapi tantangan global, dan mendorong kemakmuran serta perkembangan harmoni umat manusia.

Dr. Zhu Rongbin dan Huang Mingping menyatakan bahwa sebagai pemimpin Yayasan Mazu Amerika, mereka akan terus berkomitmen untuk menyebarkan semangat “cinta besar dan perdamaian” dari budaya Mazu ke lebih banyak tempat di seluruh dunia, dan memberikan kontribusi lebih besar untuk dialog peradaban dan kerja sama budaya. Para peserta juga menekankan bahwa budaya Mazu akan terus memberikan dorongan berkelanjutan bagi pembangunan perdamaian di masyarakat internasional.